Bapak E. Goeritno Dalam Kenangan

Meskipun banyak umat Paroki Katedral Bogor tahu Pak Goeritno, tetapi dewasa ini tidak banyak lagi yang kenal Pak Goeritno, maklum mereka yang kenal Pak Goeritno dengan baik kebanyakan adalah para anggota “Generasi Sepuh”. Jumlah anggota generasi ini sekarang semakin tipis seiring dengan dipanggilnya mereka menghadap Sang Pencipta. Sedih, ya? Memang, tetapi siapa yang bisa melawan hukum alam ciptaan yang Mahakuasa?

Selengkapnya : Bapak E. Goeritno Dalam Kenangan

Mbah Marto

            Tradisi gamelan sangat poluler di kampung saya. Gamelan  itu dipakai dalam aneka acara, seperti mengiringi wayang kulit, menari, acara pernikahan bahkan juga mengiringi saat misa. Jadi hadirnya gamelan itu bisa diterima di mana saja sebagai pemersatu budaya yang mampu melintas sekat-sekat agama. Gamelan memberikan ruang lintas agama dan tidak membatasi kehidupan agama  menjadi esklusif.

Selengkapnya : Mbah Marto

Jangan Jual Kristus Demi Jabatan

Ada pesan terselip namun mengena yang dilontarkan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementrian perhubungan RI Antonius Tony Budiono saat mengisi sesi seminar bertajuk “Kebhinnekaan” yang digelar Seksi Kerasulan Awam (Kerawam) Paroki Katedral di Aula Puspas, Minggu (5/6). Ia menyentil, tak sedikit pejabat, pesohor bahkan artis di Indonesia yang rela menggadaikan agamanya dan menjual Yesus karena jabatan atau popularitas. “Sebelum dilantik menjadi Dirjen, saya pernah ditawari jabatan lain saat bertugas di Surabaya. Namun saya tolak tawaran itu karena tuntutannya saya harus pindah agama, itu tidak mungkin saya lakukan,” kata Antonius mengungkap rahasia.

Selengkapnya : Jangan Jual Kristus Demi Jabatan

Masih diberi Waktu

Suatu ketika ada obrolan di perjalanan kereta rel listrik (KRL) Bogor ke Kota (Jakarta),  bahwa pebisnis yang ngobrol tersebut, dengan mantap mengatakan kita tak perlu mempunyai pengetahuan yang luas tentang Allah, tidak perlu berbicara banyak tentang Allah, tetapi berbicaralah banyak dengan Allah. Benarkah demikian? Apa yang bisa kita lakukan semasa ‘kita masih diberi waktu’

Selengkapnya : Masih diberi Waktu

Tuhan Memberi yang Kita Perlu

Dalam hidup, Tuhan tidak memberi orang yang kita mau, tetapi Dia memberi kita orang-orang yang kita perlukan... untuk mengajar, mengasihi, melembutkan, termasuk juga menyakiti kita.

Pada saat kita berdoa, Tuhan berjanji akan mewujudkannya, seperti yang tertulis dalam Mat 7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu”. Tetapi tentu saja Dia memberikan sesuai dengan kehendak-Nya bukan kehendak kita.

Selengkapnya : Tuhan Memberi yang Kita Perlu

Kecam Teologi Kemakmuran, Paus Minta Didoakan Makin Miskin

Paus Fransiskus secara tegas mengkritik sejumlah pemimpin umat yang kini menganggap bahwa penebusan dosa yang telah dilakukan oleh Yesus Kristus bertujuan untuk memberikan berkat kesuksesan dan kesehatan yang sempurna. Paham yang populer dengan nama Teologi Kemakmuran atau Teologi Sukses tersebut meyakini bahwa orang yang diberkati Tuhan akan diberi kekayaan melimpah tanpa satu kecacatan dalam kesehatan.

Selengkapnya : Kecam Teologi Kemakmuran, Paus Minta Didoakan Makin Miskin

Kontak

Seksi Komunikasi Sosial Paroki BMV Katedral
Jln. Kapten Muslihat No. 22, Kota Bogor
Telp           : (0251) 8321188
HP/WA       : 0857 0785 0473
BBM          : 5EC4EEA9   
LINE          : komsosbmv
Facebook  : Berita Umat
E-mail        : komsosbogor@yahoo.com
Arranged by Komsos BMV Katedral Bogor © 2016