Tetaplah Berbakti, Mengabdi, dan Melayani

Wawancara Imajiner dengan E. Goeritno

Nama Engelbertus Goeritno atau yang biasa disapa dengan Pak Goer tak asing bagi para pengurus Berita Umat, terutama pengurus Berita Umat terdahulu. Sejak tahun 1967 Goeritno ikut membantu mendirikan Majalah Berita Umat. Di tahun 1980-an, ia sempat vakum mengurusi media Paroki Katedral tersebut lantaran pekerjaannya yang harus pindah ke Sukabumi. Namun demikian, darah pelayanannya untuk menulis masih kental terasa. Terbukti, sepulang dari Sukabumi dan di masa-masa pensiun sekitar tahun 1998, Pak Goer kembali bergabung dengan Berita Umat.

Selengkapnya : Tetaplah Berbakti, Mengabdi, dan Melayani

Menjadi Pemimpin Yang Melayani

Pada tahun 1997 saya mengalami perubahan mind set sejak mengikuti Seminar Hidup Dalam Roh yang diselenggarakan di SMK Baranang Siang; bila dulu saya hanya memikirkan diri sendiri dan ingin dilayani, maka sejak mengikuti seminar tersebut timbul keinginan untuk melayani, yaitu melakukan sesuatu kepada orang lain. Salah satu bidang pelayanan yang Tuhan tunjukkan pada saya adalah lowongan yang terkait dengan tulis menulis.

Selengkapnya : Menjadi Pemimpin Yang Melayani

Berita Umat Dari Masa ke Masa

Berita Umat (BU) terbit untuk pertama kali pada hari Minggu bulan Oktober 1967. Umat Paroki Katedral Bogor sangat senang karena berita-berita Gereja bisa dibaca dan lembaran-lembarannya boleh dibawa pulang. Biasanya berita Gereja diumumkan setelah misa selesai (setiba dirumah, lupa).

Selengkapnya : Berita Umat Dari Masa ke Masa

Umat Harus Diajak Kritis Menyikapi Limpahan Informasi

September lalu, KWI berbagi kabar penting terkait upaya gereja mengantisipasi penyalahgunaan media sosial yang potensial merusak kerukunan hidup beragama dan kehidupan berbangsa. Sekitar 40 Orang Muda Katolik pegiat media-sosial dari berbagai keuskupan hadir ke Wisma KWI, Pondok Labu, Jakarta, untuk dilatih menjadi agen Kabar Gembira. Menurut saya, ini adalah langkah penting gereja yang bersifat taktis juga strategis untuk menepis masalah pelik yang bisa berujung pada disintegrasi bangsa.

Selengkapnya : Umat Harus Diajak Kritis Menyikapi Limpahan Informasi

Suster Inem

4:16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.4:17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:4:18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."4:20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.4:21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."

Selengkapnya : Suster Inem

Kemerdekaan

Matius 22:21 Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."

Selengkapnya : Kemerdekaan

Kontak

Seksi Komunikasi Sosial Paroki BMV Katedral
Jln. Kapten Muslihat No. 22, Kota Bogor
Telp              : (0251) 8321188
HP/WA          : 0857 0785 0473
BBM             : 5EC4EEA9   
LINE             : komsosbmv
Facebook    : Berita Umat
E-mail           : komsosbogor@yahoo.com
Instagram    : Berita Umat
Youtube        : Berita Umat
Arranged by Komsos BMV Katedral Bogor © 2016