Paus: Rajin Beribadah Tanpa Berbuat Baik, Percuma

Paus Fransiskus mengatakan, tak ada gunanya jika seseorang rajin beribadah, tetapi tak berbuat baik dalam hidup sehari-hari.

Pemimpin Gereja Katolik sedunia itu menyebut mereka yang rajin beribadah di gereja tetapi tak berbuat baik sebagai "burung beo".

Selengkapnya : Paus: Rajin Beribadah Tanpa Berbuat Baik, Percuma

Meneladani Keluarga Kudus Nazareth

Natal adalah momen kebersamaan yang dinantikan oleh semua keluarga Katolik, tak terkecuali keluarga penyanyi Lisa A Riyanto. “Keempat anak saya sudah tidak sabar untuk dapat menghias pohon Natal dan mendekor rumah dengan ornamen Natal. Anak-anak juga senang mendengarkan cerita tentang kelahiran Yesus di kandang domba Bethlehem yang sarat makna kerendahan hati serta penuh keajaiban,” kisah penyanyi bersuara lembut yang pada 26 November 2016 lalu ikut ambil bagian dalam drama musikal “Satu Langit” di Balai Sarbini Plaza Semanggi Jakarta ini.

Selengkapnya : Meneladani Keluarga Kudus Nazareth

Paus Dorong Umat untuk Tetap Rendah Hati

Pesan-pesan Paus saat Senja 2016
Bagaimana pun juga, Paus tetaplah seorang manusia. Meskipun telah ditunjuk untuk memimpin umat agar tetap setia pada Tuhan, bukan hanya sekali Paus Fransiskus juga sempat meragukan imannya.
“Setiap orang pasti pernah merasakan keraguan, saya sudah sering mengalaminya,” aku Paus di hadapan para peziarah di Vatikan baru-baru ini. “Namun, keraguan  adalah pertanda bahwa kita rindu untuk mengenal Tuhan secara lebih mendalam.”
Paus mengungkapkan, hendaknya kita tidak gentar menghadapi keraguan karena hal itu akan mendorong diri kita untuk lebih berkembang dalam Tuhan. “Mereka yang tidak pernah mengajukan pertanyaan, tidak akan pernah berkembang baik dalam pengetahuan maupun iman,” tambah Paus.

Selengkapnya : Paus Dorong Umat untuk Tetap Rendah Hati

WKRI Harus Hadir di Tengah Masyrakat

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Keuskupan Bogor menggelar Konferensi Daerah (Konferda) ke- 8 di Hotel Puri Avia Cipayung, Sabtu (19/11) dan Minggu (20/11). “WKRI bukan hanya sekedar organisasi gereja, namun juga organisasi kemasyarakatan. Sudah seharusnya WKRI hadir di tengah masyarakat untuk melayani sesama,” ungkap Wakil Ketua Panitia Katarina Catri Erlina dalam Konferda ke- 8.

Selengkapnya : WKRI Harus Hadir di Tengah Masyrakat

Hormati Arwah, Vatikan Larang Umat Simpan Abu Jenazah di Rumah

Gereja Katolik memiliki pemahaman bahwa arwah siapa pun tetap memiliki hubungan dengan manusia yang masih hidup di muka bumi ini. Oleh karenanya, Gereja memiliki pendirian untuk tetap menghormati jenazah maupun abu jenazah dari setiap orang yang sudah menghadap Tuhan. Karenanya, dalam bentuk apa pun, baik jenazah maupun abu sisa kremasi jenazah tidak boleh disimpan di dalam rumah, dilarung di laut atau di udara, atau dibagikan ke sanak kerabat untuk dijadikan souvenir dan jimat.

Selengkapnya : Hormati Arwah, Vatikan Larang Umat Simpan Abu Jenazah di Rumah

OMK Harus Membangun Semangat Toleransi

Tidak terasa perhelatan akbar Indonesian Youth Day 2016 yang berlangsung di Keuskupan Manado, Sulawesi Utara pada Sabtu (1/10) sampai Kamis (6/10) telah selesai. Berbagai proses menempa diri telah dilewati Orang Muda Katolik (OMK) se-Indonesia. Salah satu hasil dari pertemauan akbar 5 tahunan ini adalah ikrar OMK Indonesia untuk selalu membangun semangat toleransi dan kerukunan umat beragama di keuskupan masing-masing.

Selengkapnya : OMK Harus Membangun Semangat Toleransi

Kontak

Seksi Komunikasi Sosial Paroki BMV Katedral
Jln. Kapten Muslihat No. 22, Kota Bogor
Telp           : (0251) 8321188
HP/WA       : 0857 0785 0473
BBM          : 5EC4EEA9   
LINE          : komsosbmv
Facebook  : Berita Umat
E-mail        : komsosbogor@yahoo.com
Arranged by Komsos BMV Katedral Bogor © 2016